Jika kamu sedang mencari Gyeongbokgung Palace sebagai destinasi wisata di Seoul, tempat ini layak masuk dalam itinerary perjalananmu. Istana yang juga dikenal sebagai Istana Gyeongbok ini merupakan istana utama Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395. Lokasinya berada di kawasan Jongno, Seoul, dan hingga kini menjadi salah satu tempat terbaik untuk mengenal sejarah serta budaya kerajaan Korea.
Selain bangunan bersejarahnya, wisatawan bisa melihat gerbang ikonik, aula kerajaan, paviliun, upacara pergantian penjaga, hingga mencoba mengenakan hanbok untuk mendapatkan pengalaman yang lebih khas Korea.
Sejarah Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace Seoul dibangun pada tahun 1395 oleh Yi Seonggye, pendiri Dinasti Joseon yang kemudian dikenal sebagai Raja Taejo. Istana ini menjadi pusat pemerintahan sekaligus kediaman keluarga kerajaan, dan merupakan yang terbesar di antara lima istana utama Joseon.
Perjalanan istana ini tidak selalu berjalan mulus. Saat Perang Imjin yang berlangsung dari tahun 1592 hingga 1598, kompleks istana mengalami kebakaran dan kemudian terbengkalai selama beberapa abad lamanya. Pemugaran besar baru berlangsung pada masa Raja Gojong di bawah kepemimpinan Heungseon Daewongun. Mereka kemudian membangun kembali sejumlah bangunan utama, termasuk Geunjeongjeon dan Gyeonghoeru.
Kini, Gyeongbokgung menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus ruang untuk mempelajari warisan kerajaan Korea. Di sekitar kompleks, kamu juga akan menemukan National Palace Museum of Korea dan National Folk Museum of Korea.
Atraksi Utama di Gyeongbokgung Palace
Gwanghwamun Gate
Gwanghwamun merupakan gerbang utama yang menjadi salah satu ikon Gyeongbokgung Palace Seoul. Letaknya juga strategis karena berada tidak jauh dari Gwanghwamun Square.
Geunjeongjeon Hall
Geunjeongjeon merupakan aula utama kerajaan yang digunakan untuk berbagai kegiatan resmi. Bangunan ini menjadi salah satu titik paling penting ketika menjelajahi kompleks istana.
Gyeonghoeru Pavilion
Gyeonghoeru Pavilion berdiri di atas kolam dan menjadi salah satu bangunan yang paling mudah dikenali. Suasana di sekitar paviliun ini sangat menarik untuk fotografi, terutama ketika kondisi cuaca dan pencahayaan sedang mendukung.
Hyangwonjeong Pavilion
Paviliun ini berada di tengah kolam dan memberikan nuansa yang lebih tenang dibandingkan area aula utama. Perpaduan arsitektur tradisional dan lanskap sekitarnya membuatnya menjadi salah satu bagian yang menarik untuk dijelajahi.
Upacara Pergantian Penjaga
Salah satu atraksi populer di sini adalah Royal Guard Changing Ceremony. Berdasarkan informasi dari Korea Tourism Organization, pertunjukan ini berlangsung setiap Rabu sampai Senin pukul 10.00 dan 14.00, sedangkan Selasa merupakan hari istana tutup. Atraksi ini gratis untuk disaksikan, tetapi jadwalnya dapat berubah sewaktu waktu, sehingga sebaiknya kamu mengecek kembali sebelum berangkat.
Cara ke Gyeongbokgung Palace
Cara paling praktis menuju Gyeongbokgung Palace adalah menggunakan Seoul Subway.
Dari Gyeongbokgung Station di jalur Line 3, kamu bisa keluar melalui Exit 5. Lokasinya hanya sekitar beberapa menit berjalan kaki dari pintu keluar tersebut.
Alternatif lainnya adalah menggunakan area Gwanghwamun sebagai titik kedatangan. Karena istana berada di kawasan pusat Seoul, wisatawan bisa dengan mudah menggabungkan destinasi ini dengan perjalanan ke Gwanghwamun Square, Bukchon Hanok Village, atau kawasan Jongno secara keseluruhan.
Jam Buka dan Harga Tiket Gyeongbokgung Palace
Informasi operasional terbaru dari Korea Tourism Organization mencatat jam buka istana berdasarkan musim sebagai berikut.
Pada periode November hingga Februari, istana buka mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Periode Maret hingga Mei, jam bukanya menjadi pukul 09.00 sampai 18.00. Pada periode Juni hingga Agustus, istana buka lebih lama, yaitu pukul 09.00 sampai 18.30. Sementara itu, pada periode September hingga Oktober, jam bukanya kembali menjadi pukul 09.00 sampai 18.00.
Pintu masuk terakhir biasanya berlaku satu jam sebelum waktu tutup. Istana ini tutup setiap hari Selasa, dengan ketentuan khusus jika hari tersebut bertepatan dengan hari libur nasional.
Harga tiket untuk dewasa tercatat sebesar 3.000 won, sedangkan anak berusia 7 sampai 18 tahun tarifnya 1.500 won. Wisatawan yang mengenakan hanbok juga dapat memperoleh akses masuk secara gratis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tips Berkunjung ke Gyeongbokgung Palace
Waktu pagi bisa menjadi pilihan yang tepat jika kamu ingin menjelajahi area istana dengan suasana yang relatif lebih nyaman dan tidak terlalu ramai. Siapkan juga waktu yang cukup karena kompleksnya cukup luas dan memiliki banyak bangunan menarik untuk dilihat satu per satu.
Untuk pengalaman yang lebih khas, menyewa hanbok di sekitar Gyeongbokgung Palace bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Selain menciptakan foto bernuansa tradisional Korea, wisatawan yang mengenakan pakaian tradisional ini juga dapat memperoleh pembebasan tiket masuk.
Jika kamu ingin memahami sejarahnya secara lebih mendalam, pertimbangkan juga mengikuti tur berpemandu gratis yang tersedia dalam beberapa bahasa untuk wisatawan internasional. Jadwal tur sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sebelum kunjunganmu.
FAQ Gyeongbokgung Palace
Gyeongbokgung Palace berada di mana?
Gyeongbokgung Palace berada di 161 Sajikro, Jongnogu, Seoul, Korea Selatan.
Gyeongbokgung Palace dibangun tahun berapa?
Istana ini dibangun pada tahun 1395, pada awal berdirinya Dinasti Joseon.
Berapa harga tiket Gyeongbokgung Palace?
Harga tiket dewasa 3.000 won, sedangkan anak usia 7 sampai 18 tahun membayar 1.500 won, berdasarkan informasi wisata resmi yang tersedia saat ini.
Apakah memakai hanbok bisa masuk gratis?
Ya. Wisatawan yang mengenakan hanbok dapat memperoleh akses masuk secara gratis sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apakah Gyeongbokgung Palace wajib dikunjungi saat ke Seoul?
Wisatawan yang tertarik dengan sejarah Joseon, arsitektur tradisional, budaya Korea, dan pengalaman mengenakan hanbok bisa mengeksplorasi berbagai hal menarik di kompleks ini dalam satu kali kunjungan.
